A WORD FROM OKKY

from a word to my personal reflection of many little things in life - about poverty, peace, nature, culture, and human being - and sometimes, also my personal moments.

My Photo
Name: Okky Puspa Madasari
Location: Jakarta, Indonesia

Seorang Jurnalis. Lahir dan besar di Magetan, Jawa Timur. Belajar ilmu politik di Jurusan Hubungan Internasional, UGM. Peminat fotografi, sastra dan karya seni. Suka melakukan perjalanan, pecandu berat suara ombak dan bau gunung. Baginya, hidup bukan sekedar untuk dijalani.

Thursday, December 04, 2008

Sebuah Undangan

"....
Hidup tidaklah untuk mengeluh dan mengaduh
Hidup adalah untuk mengolah hidup
bekerja membalik tanah
memasuki rahasia langit dan samodra,
serta mencipta dan mengukir dunia.
Kita menyandang tugas,
kerna tugas adalah tugas.
Bukannya demi sorga atau neraka.
Tetapi demi kehormatan seorang manusia.
..."
Rendra dalam Sajak Seorang Tua Untuk Isterinya
Penggalan puisi Rendra itu yang akhirnya kami cantumkan dalam undangan. Kami memang ingin menampilkan puisi cinta yang tidak sekedar berbicara tentang percintaan. Abdul Khalik mengatakan ingin puisi yang berbicara tentang kehidupan. Saya ingin puisi yang jarang dipakai ora ng dalam undangan pernikahan. Kenapa tidak membuat puisi sendiri? Karena kami berdua bukan penyair, tak punya hobby bersyair, dan t ak bisa membuat syair. Kami hanya sekedar ingin mencantumkan syair yang indah dalam undangan kami.
Lalu kenapa Rendra? bukankan dia poligami? huehehe...Jujur untuk yang satu ini kami memang 'kecolongan'. Saat memutuskan memilih puisi itu kami sama sekali tak ingat dan tak berpikir ada faktor eksternal dari puisi itu. Kami hanya memperhatikan sebatas sajak dan maknanya saja.

Dan meskipun kami mengutip puisi dari penyair yang berp oligami, bukan menjadi alasan untuk tidak hadir dalam pernikahan kami khan?? Datengg yaa.....


*foto oleh
Dedy Priambodo

Labels:

4 Comments:

Blogger trian h.a said...

Okky, selamat ya...

Barakallahu laka, wa baraka 'alaika wa jama'a bainakuma fii khoir..

Semoga berkah Allah kepadamu, kepada kalian berdua, dikumpulkan kalian berdua dalam kebaikan, amin,

5:57 AM  
Anonymous Febri said...

kata-kata yang dikutip sekaligus bisa jadi doa...
semoga doa itu "terbatas" hanya pada materi puisi, dan tidak menyentuh "dalam kondisi seperti apa" puisi itu ditulis...Misal: ditulis saat Rendra berpikir untuk menikah lagi, hehehe2

ga lah...semoga tidak....
semoga...
:-)

Tapi, selamat...
Foto mu itu, seolah-olah kamu cantik bgt, hehehe2

ups...ada yang marah ntar....
masa dibilang "seolah-olah"...
:-)

Foto dan temanya keren.
Ideologis...
gerindraisme, hohohoho2

4:47 PM  
Blogger ikram said...

Selamat berbahagia ya Okky.
Btw kok di undangannya, namamu jadi "Okky Puspa Madasri"? :)

11:13 PM  
Anonymous astri said...

Okky, selamat ya :) maaf ga bisa datang pas di Magetan/Jakarta..ada sesuatu terjadi secara tiba-tiba.. :)

Maaf cuma bisa titip salam dan doa lewat seorang sahabat yang datang di nikahanmu ..

selamat menempuh hidup baru ya...pernikahan adalah proses belajar tiada akhir.. :)

9:56 AM  

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

Links to this post:

Create a Link

<< Home