Kapalku tiba di Sape
pada penghujung sore.
Cahaya emas berpendaran
menghias sudut-sudut pelabuhan.
Merah senja dari darah
yang siang tadi baru tumpah.
Tak ada sapa yang kukenal
seperti dulu sebelum kutinggal.
Gentar merambat pelan
dari telapak kaki ke pikiran.
Masihkah ingin pulang
ke rumah yang telah hilang?
Kukemas kembali
keluh kekalahan,
kupanggul lagi
beban pengasingan.
Aku kembali ke kapal
untuk kalah
dan terbuang
di tanah seberang.
(Pelabuhan Sape - Bima, Desember 2011)
Showing posts with label Sumbawa. Show all posts
Showing posts with label Sumbawa. Show all posts
Thursday, December 29, 2011
Tuesday, November 08, 2011
Sunda Kecil

Selepas Bima,
laut terbelah.
Jurang menganga,
Pulau-pulau terpecah.
"Kita akan jatuh,
ke jurang itu," bisikku.
Kau menggeleng.
Kausentuh gunung kecilku.
"Bummm!" teriakmu
sesaat setelah kau lepas
remasanmu.
Ada yang bergolak
di dalam sana.
Ada yang menggelegak
dari dalam sana.
Terbelahlah lautan
Terbentuklah jurang.
Di sini, di Sunda Kecil ini,
di kamar sempit kapal ini.
"Kita telah jatuh
ke dalam jurang," bisikku.
(Perairan Sumbawa, Mei 2011)
Subscribe to:
Posts (Atom)


